Serang Partnermu Sampai Dia Ejakulasi!

Kencanbuta.org – Mengetahui bahwa partner kamu ejakulasi saat kalian bercinta merupakan suatu hal yang bisa boost ego para pria. Memang sih, nggak semua perempuan ejakulasi dengan mengeluarkan cairan. Tapi, jika sampai iya, berarti kalian sudah hit jackpot tuh. Eh, tapi kalau pasangan kamu nggak mengeluarkan cairan saat ejakulasi, ini bukan berarti performa kamu jelek ya. Tapi, coba tips ini deh siapa tau doi bisa squirting. Dan tolong lah, squirting itu bukan kencing ya. Jangan kaget tiba-tiba ada air yang keluar dari kitty kat-nya.

Kalau kamu pernah nonton blue film, kamu pasti melihat cewek-cewek sering squirting ketika mereka mencapai orgasme. Nah, di sini lah puncaknya, guys. Ketika kamu sudah membuat pasanganmu mencapai puncak seperti itu, waduh… tokcer deh performa kalian. Nih kami ada tips untuk kalian supaya bisa membuat pasangan kalian squirting juga ketika orgasme.

1. Foreplay

Penting nih buat di catat di notepad! Perhatian, laki-laki. Kamu harus stimulate pasangan kamu dulu dengan foreplay. Buat dia se turned on mungkin sampai level yang buat dia intoxicated. Jadi, ketika kamu sudah siap ke homerun dan membuat dia ejakulasi, dia nggak bakalan bisa hold back lagi. Percaya deh, it works.

2. Posisi

Posisi pasangan kamu harus bener-bener nyaman untuk dia ya. Jangan kamu aja yang keenakan. Mungkin kamu mau taruh bantal di bawah pinggulnya. Posisi ini paling tokcer untuk pemula sih sebenarnya. Cuma nggak ada salahnya bagi siapapun untuk mencoba kan?

3. Perhatikan vulva

Mulailah dengan menstimulasi vulvanya: klitoris, bibir labia, dan U-spot (area di atas pembukaan uretra yang seperti U terbalik). Mainkan lidah kamu di u-spotnya. Lakukan seperti kamu sedang makan es krim saja. Rangsang area ini dan klitorisnya bisa menjadikan pengalaman seks kamu dengan doi jadi explosive!

4. G-spot

Next, masukkan 1 hingga 2 jari yang bersih di dalam vaginanya dan mulai rangsang G-spot-nya. Ini adalah jaringan keriput yang kenyal sekitar 2 inci di dalam vagina di dinding bagian depan. Mulailah dengan sapuan lembut sampai G-spot mulai membengkak dengan cairan. Terus rangsang area ini, serta memberikan kesenangan oral pada klitorisnya, sampai pasangan kamu merasa harus buang air kecil. Ini biasanya terjadi ketika prostat wanita terisi cairan. G-spot menyukai tekanan yang dalam dan tegas, jadi gunakan dorongan yang lebih kuat sesuai keinginannya.

5. Jangan tahan!

Ketika orgasme dan ejakulasi terbentuk, rspons awalnya mungkin untuk mencoba dan menahan atau menekan ejakulasi. Ini akan menghambatnya, jadi dorong dia untuk menyerah pada puncak euphoria orgasme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *