Harga Minyak Mentah Turun karena Stok Melimpah

KENCANBUTA – Harga Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dalam perdagangannya mendekati harga paling rendah dalam kian lebih dua th.. Hal semacam ini karena laporan pemerintah yang memberikan stock minyak mentah bertambah kian lebih perkiraan minggu lantas, tetapi minyak mentah Brent stabil di london.

Mengutip laman Bloomberg, Seoul, Kamis (23/10/2014), dalam perdagangan berjangka di bln. Desember sedikit beralih di New York, sesudah meluncur 2, 4 % tempo hari. Stock minyak mentah naik 7, 1 juta barel dalam minggu yang selesai 17 Oktober, mereka diprediksikan bakal bertambah sebesar 3 juta.

Minyak memperluas kejatuhannya ke pasar bearish di mana produsen termasuk juga Arab Saudi memotong harga untuk merangsang keinginan di dalam produksi AS yang tinggi dalam nyaris 30 th.. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak butuh kurangi produksi minyak mentah sekurang-kurangnya 500. 000 barel /hari.

” Minyak mentah memperoleh dorongan ke bawah hari ini lantaran data stock berkembang, ” tutur seseorang analis komoditas di Samsung Futures Inc di Seoul, Hong Sung Ki.

Dianya menyampaikan, Minyak mentah sudah nyaris jatuh ke lantai, namun hingga OPEC memotong produksinya. ” Saya tak lihat aspek-faktor yang bakal mendorong harga naik, ” katanya.

WTI untuk pengiriman Desember turun 8 sen ke USD80, 44 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun USD1, 97 ke USD80, 52 per barel tempo hari, penutupan paling rendah untuk bln. depan berjangka mulai sejak 28 Juni 2012. Volume seluruhnya berjangka yang diperdagangkan yaitu seputar 40 % dibawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Desember turun 4 sen jadi USD84, 67 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah patokan Eropa dengan premi sebesar USD4, 26 untuk WTI, dibanding dengan USD4, 19 tempo hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *