Miliarder Dunia Ini Bisa Jatuh Miskin Juga

Miliarder Dunia Ini Bisa Jatuh Miskin Juga

KENCANBUTA – Ada suatu pemeo dalam Bhs Inggris, mengingatkan manusia supaya tak hidup boros. ” Api paling jelas yaitu yang paling cepat padam. ”

Prinsip hidup sesuai sama pepatah itu dapat diresapi oleh siapa saja, baik pegawai, entrepreneur, atau bahkan juga beberapa miliarder. Karena, kisah-kisah tersebut mengajarkan begitu berbahayanya hidup boros.

Korban dari membuang-buang duit untuk pola hidup terlalu berlebih bukan hanya orang umum. Beberapa entrepreneur berhasil ini, yang sepatutnya tahu arti dari usaha keras, malah lupa pada prinsip itu waktu ada dalam puncak keberhasilan.

Permasalahan jadi tambah kronis saat manusia superkaya ini tergoda mencari penambahan kekayaan dari jalan tak halal buat membiayai gaya hidup jetset itu. Sebagian nama di daftar ini juga selesai diincar penegak hukum.

Kekayaan mereka di saat jaya yang berkesan tak ada habisnya lenyap saat itu juga. Serta mereka juga jatuh miskin.

Tersebut cerita-cerita entrepreneur berhasil dari beragam negara yang jatuh miskin disebabkan melakukan pola hidup boros. Selamat membaca!

 

Jordan Belfort

Jordan Belfort

Di umur 25 th., pendapatannya per th. meraih USD 250 juta. Firma investasi Stratton Oakmont yang dia kelola sepanjang masa 1990-an menggemparkan pasar saham Wall Street Amerika Serikat.

Jordan Belfort namanya. Dia yaitu broker saham ambisius yang sukses memperoleh kekayaan kurun waktu singkat karena kelihaiannya memberikan keyakinan investor. Rumah elegan, pesawat pribadi, kapal pesiar, serta harta duniawi yang buat orang lain iri, seluruhnya dia punyai.

Namun, style hidupnya sangatlah tak sehat. Belfort kecanduan narkoba, suka mengadakan pesta pora. Bahkan juga, dia pernah diberitakan mengadakan tindakan melempar orang cebol cuma untuk bersenang-senang.

Untuk menghidupi pola hidup boros itu Belfort mulai mengambil jalan pintas. Dia merekayasa saham serta lakukan pencucian duit di Swiss. Jejak kejahatannya lalu diendus oleh FBI.

Kariernya tamat pada 2003, dengan penjara empat th. serta denda USD 100 juta. Pernah rasakan hidup miskin, Belfort membenahi lagi hidupnya juga sebagai motivator lantas menulis biografi. Ceritanya jatuh bangun th. lantas diangkat jadi film ” The Wolf of Wall Street “.

 

Allen Stanford

Allen Stanford

Di umur 30-an, harta entrepreneur Amerika Serikat ini dapat disebut lengkap. Dia mempunyai sebagian jet pribadi, selusin kapal pesiar, serta mempunyai suatu club olah raga kriket.

Allen Stanford bahkan juga pernah masuk daftar orang paling kaya sedunia versus Forbes, dengan nilai harta ditaksir meraih USD 2, 2 miliar.

Siapa kira, pria kelahiran Texas itu mulai sejak akhir 1990-an mulai menaikkan pundi-pundi kekayaan melalui langkah tak halal. Perusahaannya menggerakkan skema ponzi, yaitu skema investasi bodong yang memutar duit nasabah baru.

Buat apa duit haram itu? Nyatanya untuk membiayai style hidupnya yang mengagumkan boros. Dia suka berpesta serta pelesir keliling dunia menggunakan sarana kelas satu.

Kejahatan Stanford terbongkar pada 2009, saat rekeningnya di Antigua dibekukan pemerintah AS. Hartanya saat ini ludes untuk ganti kerugian 20 ribu nasabah yang dia tipu. Sembari meringkuk di bui, dia masih tetap melakukan pengadilan untuk sebagian jeratan pidana serta perdata. Stanford diancam penjara 110 th. atas seluruhnya tindakannya.

 

Sean Quinn

Sean Quinn

Pada 2008, pria ini dinobatkan juga sebagai orang paling kaya di Irlandia. Dia yaitu yang memiliki Anglo Irish Bank, yang membiayai banyak proyek konstruksi di seantero Eropa.

Dibalik keberhasilan itu, Sean Quinn nyatanya suka hidup boros. Dia juga sukai mengambil resiko dengan menjaminkan perusahaan yang baru dia suntik modal, ke bisnis yang lain.

Saat krisis dunia berlangsung enam th. lantas, investasinya di bank amblas saat itu juga. Walau sebenarnya dia kadung memutar modal ke pelbagai proyek property, yang juga mendadak tak laris. Akhirnya, kekayaan Quinn sebesar USD 2, 8 miliar hilang demikian saja.

Sesudah bank yang dia kelola bangkrut, pria yang suka berpesta serta mengoleksi benda seni ini cuma mempunyai USD 15 ribu (setara Rp 181 juta) di rekening. Jumlah itu terhitung ‘recehan’ dengan kata lain dia resmi jatuh miskin, mengingat harta di saat jayanya sejumlah berulang-kali lipat.

 

Patricia Kluge

Patricia Kluge

Istri dari mendiang miliarder John Kluge ini yaitu salah satu orang paling kaya dunia pada masa 90-an. Satu kekeliruannya, dia tak serius mengelola bisnis saat suaminya masih tetap hidup.

Waktu kendali perusahaan dia ambillah alih, banyak kiat bisnis berantakan. Sesaat Patricia lebih aktif menghadiri pertemuan sosialita serta peragaan baju, di banding mengatur usaha.

Sinyal tanda kejatuhannya tampak waktu dia sangat terpaksa jual tempat anggur seluas 960 hektar. Selanjutnya, dia tidak untung USD 70 juta dimuka 2000-an, lalu jatuh miskin.

Bahkan juga rumah elegan yang dia tinggali di Kanada sangat terpaksa dilelang untuk tutup utang pada bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *