Majikan Adelina Sau Terancam Hukuman Mati

Majikan Adelina Sau Terancam Hukuman Mati

Kencanbuta.org – Kasus penyiksaan Adelina Sau berbuntut panjang Majikan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tewas di Malaysia, terancam mendapat hukuman sangat berat atas tindakannya.

Informasi beratnya hukuman tersebut di dapat setelah S Ambika menjalani persidangan di Pengadilan Bukit Mertajam Rabu (21/2/2018).

Di kabarkan oleh media setempat bahwa Hakim Muhamad Anas Mahadzir telah membacakan dakwaan kepada perempuan 59 tahun tersebut.

Ambika didakwa telah melakukan tindakan penyiksaan terhadap Adelina, TKI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) sehingga dia meninggal 11 Februari lalu.

Ambika dianggap melanggar Pasal 302 Hukum Pidana Malaysia dengan ancaman maksimal vonis mati jika terbukti bersalah.

Adapun Bernama media yang sama mengatakan kalau Ambika datang ke ruang sidang tanpa diwakili oleh kuasa hukumnya.

Majikan Adelina Sau Terancam Hukuman Mati

“Terdakwa tidak mengucapkan sepatah kata pun untuk membela dirinya atas tindakan tersebut,”.

Sementara itu sang anak R Jayavartiny, didakwa telah mempekerjakan imigran ilegal sejak Maret 2017 hingga 10 Februari 2018.

Perempuan berusia 32 tahun tersebut dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap Pasal 55 B ayat 1 Hukum Imigrasi Malaysia.

Jika terbukti bersalah, maka Jayavartiny akan mendapatkan hukuman selama satu tahun, dan denda maksimum 500.000 ringgit, sekitar Rp 173 juta.

Jayavartiny langsung membantah tuduhan tersebut. Meski akhirnya dirinya juga mengaku kalau sebelumnya ia telah mengetahui bahwa Adelina datang tanpa izin resmi.

Pengadilan lanjutan dilaporkan bakal digelar 19 April mendatang dengan agenda laporan hasil laboratorium, forensik, dan post-mortem.

SBCC-728x90

Sebelumnya, sehari sebelum meninggal (10/2/2018), Adelina Sau tampak terlalu takut untuk merespons saat tim penyelamat yang berupaya melakukan evakuasi. Dia tidak bergerak dan hanya melirik dan menggelengkan kepala.

Sementara anjing jenis Rottweiler berwarna hitam yang sedang terikat tali tepat berada di sampingnya terus menyalak kepada petugas.

Tetangga rumah tersebut mengklaim bahwa perempuan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu telah tidur dengan seekor anjing di beranda rumah selama sebulan terakhir, sebelum ditemukan pada Sabtu.

Menurut keterangan dokter Malaysia, Adelina menderita memar yang cukup parah dibagian kepala dan wajahnya. Dia juga menderita kegagalan multi organ sekundar akibat anemia.

Artinya, organ tubuhnya gagal bekerja karena kekurangan cairan darah di tubuhnya. Adelina meninggal di rumah sakit pada Minggu (11/2/2018).

Ambika dan Jayavartiny langsung ditangkap kepolisian Penang sehari setelah Adelina tewas (12/2/2018).

SBCC-728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *