Jessica Yap, Harapan Musikal Indonesia Di Hollywood

Kencanbuta.org –  Indonesia tidak pernah kehabisan talenta serta bakat yang membanggakan nama bangsa di pentas musik dunia. Pada kesempatan ini, Jessica Yap, seseorang komposer musik asal Pematang Siantar, yang menjadi pelakunya.

Jesica Yap yaitu seseorang komposer film, konduktor orkestra, pengaransemen lagu, serta penulis lagu profesional yang melalui karier bermusiknya di Amerika Serikat. Saat sebelum mengawali kariernya di Amerika, Jesica sudah tunjukkan kapabilitas serta bakatnya mulai sejak ia berumur 14 th..

” People need music like they need air to breathe. Itu yaitu mindset yang saya pegang selamanya, ” kata Jessica Yap selagi didapati di lokasi Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015) malam.

Setelah lulus dari Berklee College of Music dengan Magna Cum Laude pada th. 2013, ia menentukan buat menanamkan bakat musiknya di Amerika dengan mengawali kariernya juga sebagai seseorang asisten studio dibawah naungan Hans Zimmer serta Henry Jackman ; komposer film Captain Philip, Captain America, Big Hero 6, dll.

Tak berhenti di situ saja, Jesica bahkan juga bisa tampak juga sebagai keyboardist dalam sebagian Live Show Eleri, penyanyi indie pop elektonik alternative asal Amerika. Di samping itu, ia juga mengambil sisi juga sebagai pianis The Glass Arcade Band serta editor buat himpunan music permainan video game dalam naungan The Glass Arcade Productions.

Pada 2011, Jesica Yap sukses jadi salah satu dari enam konduktor serta composer dipilih buat tampak berbarengan Berklee Silent Film Orchestra di Coolidge Corner Theater, Cutler Majestic Theater, Dreamland Film, The Martha’s Vineyard Film Center, serta Performing Arts Center.

Dibawah tuntunan Sheldon Mirowitz, seseorang pemenang Peabody Award serta nominasi Emmy Award tiga kali berturut-turut, karya Jesica Yap banyak disadari serta dipertunjukkan di Amerika, seperti : komposisi Jesica Falso Tango juga dipertunjukkan oleh The Kalistos Chamber Orchestra, komposisi Epouvantail yang dipertunjukkan oleh The Esterházy String Quartet, serta komposisi berjudul The Puzzle of Vague Blues yang dipertunjukkan oleh Triple Helix.

” Seluruhnya jabaran diatas terkait erat dengan argumen kenapa saya pilih musik. Dapat berkarir lewat apa yang kita sukai yaitu satu anugerah yang mengagumkan, ” papar Jessica Yap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *