Adat Seks Paling Unik Di Dunia

Adat Seks Paling Unik Di Dunia

Kencanbuta.org – Setiap daerah memiliki tradisinya masing-masing. Tradisi juga merupakan sebuah budaya karena berlangsung secara turun temurun dari zaman nenek moyang. Oh ya, tradisi selain punya beberapa manfaat—yang seringnya cuma dipahami sama daerah tertentu—juga menjadi identitas bagi masyarakat di daerah tersebut.

Di antara berbagai tradisi yang ada di dunia, ternyata ada beberapa tradisi yang bisa dibilang aneh, sekaligus bikin kita mengernyitkan dahi, khususnya bagi kita orang Indonesia. Saking anehnya, lo sendiri bingung, bahkan ngerasa kalau tradisi-tradisi itu agak creepy. Nah, apa aja sih tradisi-tradisi aneh yang ada di dunia? Kepoin, yuk!

Situs Judi Online

Adat Seks Paling Unik Di Dunia

1. Amazon – Sarung Tangan Semut

Amazon - Sarung Tangan Semut

Suku Satere-Mawe yang hidup di sekitar Sungai Amazon memiliki sebuah kebudayaan unik bagi anak-anak lelaki yang sudah mulai akil balig alias dianggap sudah gede. Sejujurnya tradisinya enggak cuma unik, tetapi sangat sangat sangat menyakitkan.

Lo tau paraponera clavata alias semut peluru? Semut ini punya gigitan yang efek perihnya berkali-kali lipat ketimbang semut biasa. Digigit semut biasa aja rasanya perih setengah mati, belum lagi bengkaknya yang bikin gatal. Nah, kalo lo digigit semut peluru, mungkin menitikkan air mata aja enggak cukup untuk melampiaskan rasa sakit. Nah, anak-anak lelaki yang dianggap sudah beranjak dewasa harus melewati ritual dengan sarung tangan berisi semut peluru. Enggak cuma satu ekor, loh, tetapi satu koloni.

2. Kawasaki – Kanamara Matsuri

Kawasaki - Kanamara Matsuri

Jepang adalah negara yang terkenal dengan budaya-budaya unik, cantik, tapi terkadang aneh. Salah satu yang unik tapi mungkin aneh menurut kita adalah Kanamara Matsuri alias festival penis di Kawasaki. Bukan, festival ini bukan perayaan yang diisi para lelaki tanpa celana, tapi yang jelas, dalam perayaan ini banyak banget barang yang dibuat agar menyerupai penis. Enggak cuma souvenir dan permen lolipop, tapi juga patung berbentuk “si otong” warna pink yang diarak keliling kota. Kebayang enggak betapa menggemaskannya otong pink satu ini, mirip kayak souvenir buat hari kasih sayang, deh.

3. Kepulauan Marquesas – Menginjak Tamu Undangan
Kepulauan Marquesas - Menginjak Tamu Undangan

Tamu undangan dalam pernikahan biasanya diperlakukan istimewa dan dijamu dengan makanan-makanan lezat. Boro-boro deh nginjek tamu, jutekin tamu aja enggak boleh. Bahkan, banyak pasangan pengantin yang capek sendiri usai acara resepsi karena harus pasang senyum terus menerus dan nyalamin tamu undangan. Terutama pengantin cewek dengan riasan dan perhiasan yang seabrek.

Namun, ada yang unik dari tradisi pernikahan di Kepulauan Marquesas, Tahiti. Ketika acara hampir selesai, tamu-tamu undangan akan tengkurap dan memanjang sampai pintu keluar. Mereka bakal menjadi jalan bagi kedua mempelai. Secara otomatis, mereka bakal diinjak sama kedua mempelai. Pasti kotor banget nih pulang-pulang. Akan tetapi, hal itu memang sudah jadi tradisi yang lumrah dan terus dipertahankan di daerah tersebut.

4. Suku Polahi – Menikah Sedarah (Inses)

Suku Polahi – Menikah Sedarah (Inses)

Ada sebuah suku di pedalaman Gorontalo yang memperbolehkan perkawinan sedarah alias inses. Perkawinan sedarah sendiri sebenarnya adalah suatu hal yang amat tabu di semua negara dan bisa menyebabkan kecacatan. Akan tetapi, hal ini adalah sesuatu yang lumrah di mata Suku Polahi.

Menurut sejarah, Suku Polahi sebenarnya adalah orang-orang Nusantara yang dulu melarikan diri ke hutan karena enggak mau dikuasai sama penjajah. Nah, bahkan sampai Indonesia sudah merdeka pun, mereka tetap berada di hutan karena sudah kadung membentuk komunitas dan kebudayaan di sana. Nah, karena mereka terisolasi dan ketemunya itu lagi itu lagi, pernikahan sedarah menjadi cara untuk mempertahankan keturunan. Makanya enggak heran kalau ada adik yang nikah sama kakaknya, sepupu yang saling nikah, dan sebagainya.

Resmi, Cristiano Ronaldo Divonis 2 Tahun Penjara

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *